Gereja “Ijen” Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel #Malang

Gereja Ijen di depan Monumen Mas TRIP.

Gereja Ijen di depan Monumen Mas TRIP.

Perjalanan dilanjutkan ke depan Monumen Mas TRIP. Apalagi kalau bukan salah satu gereja kenamaan Kota Bakso ini. Gereja Ijen begitu orang-orang menyebutnya. Bertepatan hari Minggu sebagai hari ibadah, aku agak ragu untuk mengunjungi bangunan indah menjulang itu. Namun pengalaman ke Gereja Merah Kediri membuatku berkata: Mengapa tidak dicoba?

Jam menunjukkan angka 10an. Sinar matahari makin terik. Aku menuju depan gereja, tapi tutup. Berjalan menyusuri tepi gereja dan membuahkan hasil. Pintu samping kiri yang terbuka. Dari kejauhan terlihat sekelompok jemaat yang berkumpul di teras bangunan. Aku kurang tahu bangunan apakah itu, yang jelas ketika melihat aku datang acara perbincangan dihentikan sejenak. Seorang di antara mereka mendatangi dan menyapa. Aku mengutarakan niatku untuk mengunjungi gereja. Voila . . . . aku diizinkan.
Baca lebih lanjut

Iklan

Gereja “Kayutangan” Katolik Hati Kudus Yesus #Malang

gereja kayutangan di sabtu malam

gereja kayutangan di sabtu malam

Hampir berhadapan dengan es krim Oen, ada gereja yang terkenal. Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) atau yang lebih terkenal dengan nama Gereja Kayutangan. Mungkin penamaan ini karena gereja tersebut berdekatan dengan Pusat Pertokoan Kayutangan. Konon di sepanjang jalan ini menjadi pusat hiruk pikuk para warga Belanda: tempat orang kaya lah gitu.

gereja ketika hari masih terang

gereja ketika hari masih terang

Sayangnya aku tidak bisa masuk karena memang ada misa pada Sabtu sore itu. Sedangkan Minggu siang ketika aku ke sana lagi, ternyata tidak diperbolehkan satpam. Jadi aku tidak bisa masuk ke dalam. Namun aku tetap menghargainya.

jadwal misa gereja katolik kayutangan

jadwal misa gereja katolik kayutangan

Informasi tentang gereja cantik ini bisa didapat dari berbagai sumber di internet. Yang jelas Sabtu senja itu gereja indah sekali. Sementara pada siang hari burung dara beterbangan kian ke mari. Meski tidak bisa masuk untuk belajar dan mengagumi keindahan bangunannya, aku tetap terpesona dari luar <3.

Mencicipi Es Krim Oen #Malang

pintu samping toko Oen

pintu samping toko Oen

Sepulang dari Candi Singasari sebenarnya ada rencana ke Candi Suberawan. Menurut keterangan dari bapak penjaga Candi Singasari harus kembali ke pasar dulu lalu ganti angkuta menuju candi Budha tersebut. Lama menunggu di pos ojek, angkuta ternyata tidak kunjung datang. Kepala yang makin pusing ples melihat banyaknya kendaraan macet membuatku makin keliyengan. Akhirnya aku putuskan tidak melanjutkan ke candi berbentuk stupa itu dan kembali saja ke Emma.

ini buku menunya. . . monggo

ini buku menunya. . . monggo

Baca lebih lanjut