Mumps: Si Gondong yang Nyelonong

Sehari setelah pulang dolan Cirebon (Senin malam), aku merasa sakit saat mengunyah. Tapi aku biarkan, kupikir mau radang. Keesokannya badan mulai tidak nyaman.
Sore masih ada kegiatan sampai maghrib. Badan mulai demam. Cek dokter. Dan tarraaa si gondong nyelonong nyamperin aku qiqiiiqiq. Aku Cuma dikasih ibuprofen dan antibiotic.

Baca lebih lanjut

Baru kemarin kita bersua: Aku Sayang Kita #Sasindo’05

Kini Juli, sama seperti Juli waktu pertama kita bertemu di kampus beralmamater biru. Pepohonan tak malu meranggas, membuka isyarat lembar kehidupan baru dimulai. Begitu pun kehidupan kita di ranah teka teki sastra.

Juli itu benar teringat di ingatanku. Kita tak saling kenal. Kita tak saling tahu. Kecuali jika berasal dari arah yang sama. Sama asal, sama daerah, sama apapun yang menyatukan. Namun kita disatukan dengan nama 2005.

Lagi Juli kembali datang. Kita bersua diiringi kehidupan yang kian pekat seperti hawa Bulan Juli. Tapak yang perlahan wajib tertinggal dalam bingkai bernama takdir. Hidup yang tak lagi untuk memikirkan diri seorang. Tapi berbagai kehidupan yang telah mendampingi kita.

Roda hidup tak mau berhenti pada masa yang tak ingin kita gantikan. Hidup tak bisa selalu kita pilih seperti memilih menu di deretan catalog. Hidup suatu saat hanya ingin dijalani. Hidup di satu titik akan berakhir, layu, dan berjatuhan laksana dedaunan pohon-pohon jati di Bulan Juli.

Namun, kebersamaan kuharap tiada pernah berhenti kawan. Doa dan harapan tetap terpancar di masa sekarang dan mendatang. Kebaikan dan keberkahan semoga tetap dikaruniakan kepada kita.

Kenangan demi kenangan, di antara bulir suka duka, gelak tawa, riuh rendah, dan gegap gempita, hilir mudik tak mudah kulupa karena baru kemarin kita bersua: AKU SAYANG KITA #Sasind0’05.

Belajar di PG Tasikmadoe Sondokoro #sekitarBengawan

PG Tasikmadoe di Sondokoro: ayo belajar di mana pun kita berada.

PG Tasikmadoe di Sondokoro: ayo belajar di mana pun kita berada.

Ini kali ke dua aku ke Sondokoro. Dulu aku pernah ke sana bersama kawan-kawanku. Kami bermain jembatan gantung, menikmati air mancur, dan tentunya naik spoor.

salah satu kepala spoor yang ada di depan pabrik.

salah satu kepala spoor yang ada di depan pabrik.

Lalu Selasa 4 Mei kemarin aku bareng Bunda Reni dan Pak Yoko ke sana. Sebenarnya bukan dalam rangka dolan, wong kami masih pakai seragam lengkap ples nama dada. Kami ke sana melihat kondisi guna memenuhi kriteria lokasi puncak tema hihihihi. Ups bingung? Kalau gitu lupakan. Kita langsung ke TKP.

Monumen Mesin Giling adalah replika dari mesin giling yang ada di dalam PG Tasikmadoe.

Monumen Mesin Giling adalah replika dari mesin giling yang ada di dalam PG Tasikmadoe.

Baca lebih lanjut

Ramahnya Alun-alun Kota #BatuMalang

Alun-alun Kota Batu Malang: artistik

Alun-alun Kota Batu Malang: artistik

Setelah bersih diri dan sarapan, aku dan rombongan jalan pagi di Alun-alun Batu Malang. Alun-alunnya sangat ramah untuk pengunjung. Kita bisa duduk-duduk santai sambil menikmati cericit burung. Menghirup udara pagi. Bisa juga jalan santai sekadar melepas penat.

aku melihat para ibu yang semangat jalan pagi sambil ngumpul di alun-alun: teringat ibuku yang punya hobi sama dengan kawan-kawan seangkatannya <3

aku melihat para ibu yang semangat jalan pagi sambil ngumpul di alun-alun: teringat ibuku yang punya hobi sama dengan kawan-kawan seangkatannya ❤

Di sinilah warga Batu Malang dimanjakan. Fasilitas yang oke membuat kita betah menjelajahinya. Kita juga bisa melepas pandangan ke berbagai sudut kota dari atas ferish whell. Dengan 3ribu rupiah (tahun 2014) kita bisa memandang keindahan kota. Roda raksasa ini ibuka mulai pukul 9 pagi. Selain itu, ada juga wahana bagi anak mengenal rambu lalu lintas lengkap dengan jalur dan mobil-mobil kecil. Play ground juga disediakan di alun-alun ini. Baca lebih lanjut