Mumps: Si Gondong yang Nyelonong

Sehari setelah pulang dolan Cirebon (Senin malam), aku merasa sakit saat mengunyah. Tapi aku biarkan, kupikir mau radang. Keesokannya badan mulai tidak nyaman.
Sore masih ada kegiatan sampai maghrib. Badan mulai demam. Cek dokter. Dan tarraaa si gondong nyelonong nyamperin aku qiqiiiqiq. Aku Cuma dikasih ibuprofen dan antibiotic.

Baca lebih lanjut

Iklan

Cieee Move On

Hari ini aku tertarik dengan salah satu postingan seorang teman di media sosial. Singkat cerita dia mengunggah 3 hal yang membuat lelaki tak bisa berlalu dari seorang perempuan. Tuh kan, perempuan sih . . . tampuk kekuatan yang tak terkalahkan tanpa menguras tenaga. Bagi si kawan ini no 3 hal yang paling menarik. Karena itu […]

(Ora) Kingguh

Kata ini berasal dari bahasa jawa yang artinya tergoda (ora kingguh: tidak tergoda). Kira-kira begitulah yang disematkan simbok kepadaku ketika aku bercerita bahwa aku sudah masuk toko baju dan tak membeli sesuatu pun.

Iya, ceritanya dua hari jelang lebaran kemarin aku jalan-jalan bersama kuda besi. Muter ke sana dan ke sini. Semua toko penuh, mau toko bahan kue, warung kelontong, toko emas, apalagi toko baju. Semua full dengan pembeli. Baca lebih lanjut

Baru kemarin kita bersua: Aku Sayang Kita #Sasindo’05

Kini Juli, sama seperti Juli waktu pertama kita bertemu di kampus beralmamater biru. Pepohonan tak malu meranggas, membuka isyarat lembar kehidupan baru dimulai. Begitu pun kehidupan kita di ranah teka teki sastra.

Juli itu benar teringat di ingatanku. Kita tak saling kenal. Kita tak saling tahu. Kecuali jika berasal dari arah yang sama. Sama asal, sama daerah, sama apapun yang menyatukan. Namun kita disatukan dengan nama 2005.

Lagi Juli kembali datang. Kita bersua diiringi kehidupan yang kian pekat seperti hawa Bulan Juli. Tapak yang perlahan wajib tertinggal dalam bingkai bernama takdir. Hidup yang tak lagi untuk memikirkan diri seorang. Tapi berbagai kehidupan yang telah mendampingi kita.

Roda hidup tak mau berhenti pada masa yang tak ingin kita gantikan. Hidup tak bisa selalu kita pilih seperti memilih menu di deretan catalog. Hidup suatu saat hanya ingin dijalani. Hidup di satu titik akan berakhir, layu, dan berjatuhan laksana dedaunan pohon-pohon jati di Bulan Juli.

Namun, kebersamaan kuharap tiada pernah berhenti kawan. Doa dan harapan tetap terpancar di masa sekarang dan mendatang. Kebaikan dan keberkahan semoga tetap dikaruniakan kepada kita.

Kenangan demi kenangan, di antara bulir suka duka, gelak tawa, riuh rendah, dan gegap gempita, hilir mudik tak mudah kulupa karena baru kemarin kita bersua: AKU SAYANG KITA #Sasind0’05.