risalah

Tiba-tiba kok jadi pengen nulis ini ya 

Berpasangan, engkau telah diciptakan
Dan selamanya engkau akan berpasangan
Bergandengan tanganlah dikau
Hingga sayap-sayap panjang nan lebar lebur dalam nyala
Dalam ikatan agung menyatu kalian

Saling menataplah dalam keharmonisan
Dan bukanlah hanya saling menatap ke depan
Tapi bagaimana melangkah ke tujuan semula

Berpasangan engkau dalam mengurai kebersamaan
Karena tidak akan pernah ada yang benar-benar mampu hidup bersendirian
Bahkan keindahan syurga tak mampu menghapus kesepian Adam

Berpasangan engkau dalam menghimpun rahmat Tuhan
Ya, bahkan bersama pula dalam menikmatinya
Karena alam dan kurnia Tuhan terlampau luas untuk dinikmati sendirian

Bersamalah engkau dalam setiap keadaan
Karena kebahagiaan tersedia
Bagi mereka yang menangis
Bagi mereka yang disakiti hatinya
Bagi mereka yang mencari
Bagi mereka yang mencoba
Dan bagi mereka yang mampu memahami arti hidup bersama

Bersamalah dikau sampai sayap-sayap sang maut meliputimu
Karena mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam kehidupan mereka

Bersamalah dikau sampai sayap-sayap sang maut meiiputimu
Ya, bahkan bersama pula kalian dalam musim sunyi
Namun biarkan ada ruang antaa kebersamaan itu
Tempat angin syurga menari-nari di antara bahtera sakinahmu

Berkasih-kasihlah, namun jangan membelenggu cinta
Biarkan cinta mengalir dalam setiap tetesan darah
Bagai mata air kehdupan
Yang gemericiknya senantiasa menghidupi pantai kedua jiwa

Saling isilah minumanmu,
Tapi jangan minum dari satu piala
Saling berbagilah rotimu
Tapi jangan makan dari pinggan yang sama

Menyanyi dan menarilah bersama dalam suka dan duka
Hanya biarkan masing-masing menghayati waktu sendirinya
Karena dawai-dawai biola masing-masing punya kehidupannya sendiri
Walau lagu ang sama sedang menggetarkannya
Sebab itulah simfoni kehidupan

Berikan hatimu namun jangan saling menguasainya
Jika tidak, kalian hanya mencintai pantulan diri sendiri
Yang kalian temukan dalam dia
Dan lagi hanya tangan kehidupan yang akan mampu merangkulnya

Tegaklah berjajar namun jangan terlampau dekat
Bukankah tiang-tiang istana tidaklah dibina terlalu rapat?
Dan pohon jati serta pohon cemara
Tidak tumbuh dalam bayangan masing-masing?

Nb: lupa ini dapatnya dari siapa tahun 2006

Iklan

pengakuan dosa

Bulan penuh ampunan datang sebentar lagi. Persiapan menyambutnya tak salah jika dilakukan sedini mungkin. Satu yang suci disambut dengan hati dan jiwa yang suci. Membuka catatan lama untuk mengingat lagi utang dan janji yang belum ditepati. Juga dengan berbagai kelakukan yang tentu tak pernah sedikitpun lepas dari bidikan mata Tuhan. Tak ada manusia yang tak pernah berdosa, pun denganku. Evaluasi diri. Baca lebih lanjut

kau bilang aku

Kau bilang aku bakau
Yang sulit tumbuh
Namun, sulit mati

Kau bilang aku api
Yang meberimu harapan
Namun, juga membakar

Kau bilang aku pendengar
Meski lambat
Aku terus belajar mengenalmu
Seutuhnya

Kau bilang aku pelangi
Yang membuat harimu
Cerah penuh warna

Kau bilang aku sanguinis
Yang mudah berubah
Namun, yang perlu kau tahu
Tak ada yang berubah antara kau dan aku

Kau bilang aku pesonamu
Meski kau bilang tak mengenalku
Itu memang tak perlu
Namun, yang wajib kau tahu
Aku teguh terhadapmu

~kau bilang aku~