Beranda » Uncategorized » Buku

Buku

Selama ini, aku (lebih) sering membaca buku berbobot daripada yang sekadar cinta-cintaan. Apalagi buku yang isinya begituan, yang justru lebih banyak dihasilkan para sastrawan perempuan. Meski tidak menutup kemungkinan, novel serius ada selipan adegan begituan juga. Tapi aku juga menyukai karya humor, Dika, serial bos, atau anak Kos yang kocak.

Ada yang bilang padaku, investasi itu berbentuk tabungan atau emas harusnya, atau malah properti. Tapi menurutku tidak selalu begitu, buku sebagai salah satu sarana penguat jiwa. Kita bisa belajar banyak dari buku. Kita bisa melihat keindahan belahan bumi dari kumpulan kertas itu, yaaah meski melihat dengan mata asli pasti lebih menyenangkan, ehheeh.

Sebagai orang yang mempelajari pernaskahan, buku menjadi salah satu bentuk warisan bagi keturunan kita. Mereka akan banyak mengerti sejarah dari tiruan kenyataan (baca buku) entah jurnal, karya non-fiksi, catatan perjalanan, bahkan karya fiksi yang cenderung ‘palsu’. Dari buku kita bisa berpikir, merenung, terharu, bahkan tertawa terbahak-bahak.

image

Dan buku ini kuharap bisa membuatku santai (meski sudah beberapa kali membacanya), dari berbagai ketegangan dan pergulatan batin #eeeaaaa disebabkan pekerjaan yang tak kunjung habis. Eh atau bisa jadi karena belum bisa liburan sehingga aku tertekan :p *tolong saya pak bos: berikan saya liburan 😥

Iklan

2 thoughts on “Buku

  1. Pidibaiq penulis yang pada buku2 sebelumnya bertema kehidupan sehari hari dengan nuansa humor, namun sejak buku ini bertema cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s