Beranda » ceritaku » Makan bakso di Tegalega Bandung

Makan bakso di Tegalega Bandung

Sepulang dari Tebing Keraton, aku naik angkuta sekali menuju Tegalega. Melewati Ciwalk yang terkenal banget buat kongkow dan pasar yang sangat ramai. Pasar itu aku tahu namanya keesokan, yakni pasar baru. Pasar baru menjadi tempat jujugan belabja grosir, eceran juga bisa. Selain itu, angkuta juga melewati Stasiun Kota Bandung.

image

Jalan sekitar Tegalega adalah jalur searah. Sepanjang jalan adalah toko. Berbagai kain, buku, alat jahit, kertas, bahkan Elizabeth juga di sepanjang jalan itu. Aku bayangkan mungkin kalau di Surakarta seperti kawasan Coyudan. Suasana sejenis juga seperti Malioboro Yogyakarta.

image

Sesampai di Tegalega, aku masuk dan membayar tiket peron. Suasana asri karena banyak pohon. Dari kejauhan terlihat bulat-bulat di atas balok beton. Setelah kudekati ternyata nama pohon. Awalnya kupikir makam gitu heheheh.

image

Oh iya, Tegalega sejenis tempat luas di tengahnya ada monumen. Nah monumen ini yang disebut Monumen Bandung Lautan Api. Sementara Tegalega sebenarnya (sepemahamanku) adalah lapangan rumput di samping kawasan monumen ini.

image

Di halaman monumen banyak penjual. Sebelum aku berjalan keliling, semangkok bakso menggodaku:Bakso cangkui. Konon kata cangkui berarti cari uang jalan kaki hehehe. Pertama kali makan bakso ini di kos kasbun dulu.

Dari monumen ini aku menuju ke museum incaran. Apakah itu? Museum Sri Baduga Bandung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s