Beranda » ceritaku » Kerja dan Apresiasi

Kerja dan Apresiasi

Tahun ajaran ini aku merasa senang. Sebab sekolah dipimpin oleh orang yang bisa memberi apresiasi. Bukan sekadar uang atau hadiah, melainkan bertanya kabar. Siapakah yang tak suka?

Aku jadi teringat dengan anak-anak. Mereka mendapat bintang atau poin pujian saat mampu mengerjakan sesuatu adalah penghargaan baginya. Menyapa dan menanyakan kabar adalah sebuah perhatian tersendiri.

Begitu pula aku sadar atas sebuah profesi. Ketika masih menjadi penyunting bahasa (editor), aku tidak merasa bahwa sesuatu harus diapresiasi. Seorang layouter di kantorku dulu dihitung tambahan tiap jam jika lembur. Lantas sekarang aku agak kaget, bahwa ternyata programer dan layouter tak semahal itu.

Programer dan layouter mengerjakan sesuatu dengan ide dan kreativitas. Mereka menuangkan sebuah warna pada air yang jernih. Matur mencoretkan garis pada kertas putih.

Selayaknya anak yang ingin dihargai. Seperti seorang staf yang senang dimanusiakan. Begitu pula dengan sebuah keahlian. Jadikan pembicara, layouter, programer nilai, dan semua keahlian di sekitar kita berjaya karena sebuah apresiasi. Mendukung mereka dengan harga yang pantas.

Iklan

2 thoughts on “Kerja dan Apresiasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s