Beranda » ageming ati » Masjid Agung Jami’ #Malang

Masjid Agung Jami’ #Malang

Masjid Agung Jami di malam hari.

Masjid Agung Jami di malam hari.

Adzan masih berkumandang. Kebesaran Tuhan diserukan mengisi rongga tiap telinga: juga telingaku. Aku menyengajai salat maghrib dan isya di masjid kenamaan Kota Malang. Kemahsyurannya tak bisa dihindarkan. Keindahan toleransi semakin mencuatkan namanya.

Masjid Agung Jami' Malang dari kejauhan di siang hari: ambilnya sedikit tertutup seng renovasi Alun-alun Malang.

Masjid Agung Jami’ Malang dari kejauhan di siang hari: ambilnya sedikit tertutup seng renovasi Alun-alun Malang.


Masjid Jami’ namanya. Terletak di sebelah barat Alun-alun Malang. Berdampingan dengan Gereja Immanuel Malang, hanya terpisah kantor asuransi. Masjid yang bentuk aslinya bujursangkar ini mulai dibangun tahun 1890. Masjid indah yang terletak di Jalan Merdeka Barat no 3 ini dibangun dengan 4 tiang utama dan dilengkapi bedug.

Beduk di Masjid Agung Jami.

Beduk di Masjid Agung Jami.

Suasana teduh dan nyaman memelukku saat kaki melangkah ke area masjid. Waktu itu malam kelahiran Nabi Muhammad, aku mengikuti kajian sederhana tapi mengena. Kenyamanan tak terbantahkan di sini. Jamaah dimanjakan bersihnya lingkungan masjid. Halaman luar dengan ubin dari kerikil lembut membuat relaksasi kaki. Jangan khawatir sandal atau sepatu akan hilang. Dua kali ke sana: malam hari dan keesokannya saat salat dhuhur, sepatuku masih manis di tempatnya. Bila para muslimah ingin meminjam mukena juga ada. Bila selesai letakkan kembali pada tempatnya. Mukenanya bersih lho jangan khawatir.

Tempat penitipan barang dan peminjaman mukena. jika ingin minum beli saja yang kcil harganya 2 ribu rupiah.

Tempat penitipan barang dan peminjaman mukena. jika ingin minum beli saja yang kcil harganya 2 ribu rupiah.

Bila menceritakan kesejarahannya tentu kita dapat dibantu Wikipedia. Sekadar informasi, potret Masjid Agung Jami’ pada zaman penjajahan bisa kita lihat di Museum Brawijaya atau di Museum Malang Tempo Doeloe. Jadi aku cukup menceritakan yang aku lihat di sana. Masjid Jami’ meski sudah direnovasi tetap mempertahankan bentuk asli dengan tumpang dan kayu-kayu yang menopangnya.

ini kayu-kayu tumpang masjid yang dipertahankan meski sudah direnovasi.

ini kayu-kayu tumpang masjid yang dipertahankan meski sudah direnovasi.

Ruang utama masjid yang nyaman dari lantai 2.

Ruang utama masjid yang nyaman dari lantai 2.

Masjid dengan tiga lantai ini bisa menaungi ribuan jamaah, meski kenyataannya ketika salat Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha jamaah membeludak hingga depan Gereja Immanuel. Arsitektur cantik dengan warna elegan di ruang utama masjid membuat kita betah berdiam diri di sana(termasuk karpetnya yang empuk). Masjid yang sedemikian besarnya dibagi menjadi dua. Di sebelah kanan untuk jamaah putri dan sebelah kiri untuk jamaah putra. Hijab yang indah terjaga.

Meski bukan ruang utama masjid, kebersihan dan kerapiannya tetap terjaga.

Meski bukan ruang utama masjid, kebersihan dan kerapiannya tetap terjaga.

Fasilitas bersuci di masjid ini seperti di Masjid Agung Annur Batu Malang, toiletnya rapi, bersih, dan nyaman. Keran tempat wudunya oke, tidak menyebar sehingga membuat baju kita basah. Tempatnya bersih. Takmir masjid malah memberikan beberapa bunga plastic sebagai hiasan. Selayaknya di berbagai masjid agung, saat turun ke tempat wudu kita akan bertemu dengan genangan air. Jangan kaget. Ini hal lumrah kok.

Terlepas dari berbagai hal yang mengiringinya. Sebuah masjid adalah salah satu tempat untuk kita (umat islam) mengadu. Seringkali aku secara pribadi bahkan saking merasa kecilnya diri, air mata menetes tiada terkira. Meski tak terucap kata yang diadukan, rengkuhan-Nya hingga ke relung jiwa.

cantik, elegan, dan nyaman: tapi jangan tidur di sini ya agar kebersihan serta kesuciannya terjaga, meskipun karpetnya empuk menggoda.

cantik, elegan, dan nyaman: tapi jangan tidur di sini ya agar kebersihan serta kesuciannya terjaga, meskipun karpetnya empuk menggoda.

Ah masjid, tak ada sebuah tempat pun di dunia ini melebihi keteduhan yang terpancar darimu.

Iklan

One thought on “Masjid Agung Jami’ #Malang

  1. Ping-balik: Menikmati Malam di Alun-alun Tugu #Malang | was indah sagst

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s