Beranda » ceritaku » Belajar di PG Tasikmadoe Sondokoro #sekitarBengawan

Belajar di PG Tasikmadoe Sondokoro #sekitarBengawan

PG Tasikmadoe di Sondokoro: ayo belajar di mana pun kita berada.

PG Tasikmadoe di Sondokoro: ayo belajar di mana pun kita berada.

Ini kali ke dua aku ke Sondokoro. Dulu aku pernah ke sana bersama kawan-kawanku. Kami bermain jembatan gantung, menikmati air mancur, dan tentunya naik spoor.

salah satu kepala spoor yang ada di depan pabrik.

salah satu kepala spoor yang ada di depan pabrik.

Lalu Selasa 4 Mei kemarin aku bareng Bunda Reni dan Pak Yoko ke sana. Sebenarnya bukan dalam rangka dolan, wong kami masih pakai seragam lengkap ples nama dada. Kami ke sana melihat kondisi guna memenuhi kriteria lokasi puncak tema hihihihi. Ups bingung? Kalau gitu lupakan. Kita langsung ke TKP.

Monumen Mesin Giling adalah replika dari mesin giling yang ada di dalam PG Tasikmadoe.

Monumen Mesin Giling adalah replika dari mesin giling yang ada di dalam PG Tasikmadoe.

jalan batu yang dijadikan terapi oleh pengunjung. eits ada tarikan karcis lho.

jalan batu yang dijadikan terapi oleh pengunjung. eits ada tarikan karcis lho.

Kami berkeliling melihat berbagai permainan, akuarium, kolam renang, tempat terapi ikan dan batu, monumen mesin giling, kremon dari Mangkunegaran selaku pemilik pabrik gula, dan pabrik gula sendiri.

salah satu kremon yang digunakan oleh Raja Mangkunegaran untuk berkunjung ke Tasikmadoe.

salah satu kremon yang digunakan oleh Raja Mangkunegaran untuk berkunjung ke Tasikmadoe.

mesin giling yang sebenarnya di dalam pabrik. kita akan menemuinya saat masuk dari pintu depan pabrik.

mesin giling yang sebenarnya di dalam pabrik. kita akan menemuinya saat masuk dari pintu depan pabrik.

Pabriknya wew. . . keren beud lho. Pabrik ini memang dulunya milik Kerajaan Mangkunegaran. Meski sudah uzur, pabrik itu masih beroperasi hingga sekarang. Untuk tahun ini musim giling akan dimulai tanggal 27 Mei. Jadi kalau yang pengen melihat proses penggilingan gula yang kita pakai sekarang, lihatlah mesinnya yang gede-gede itu. Proses ini hanya sekali dalam setahun. Ini berkaitan dengan tebu yang akan digiling yang semakin sedikit. Ini berakibat gula rafinasi makin marak di tengah kita.

Betapa memang segala proses itu sangat menyakitkan. Betapa proses itu membutuhkan waktu yang tepat. Betapa proses itu membutuhkan bantuan. Betapa proses itu memerlukan sarana. Dari sebatang tebu bersakit-sakit dari akarnya. Diangkut dengan lori. Masuk ke mesin bersakit-sakit denga berbagai proses dan mesin giling yang besar menjadi tetes, didinginkan, proses lagi dan lagi. Akhirnya adalah gula manis yang kita gunakan.

betapa proses itu lama dan menyakitkan untuk menjadi sesuatu yang bermakna: salah satunya adalah gula. lalu bagaimana dengan kita?

betapa proses itu lama dan menyakitkan untuk menjadi sesuatu yang bermakna: salah satunya adalah gula. lalu bagaimana dengan kita?

Lalu masihkan kita tidak berani berproses untuk menjadi sesuatu yang “lebih” berguna?

Iklan

2 thoughts on “Belajar di PG Tasikmadoe Sondokoro #sekitarBengawan

  1. Masa kecil sy di pabrik ini sejak 1993 sampe 2002. Jd tau bener dalamnya..kantor bpk dl pintu sebelah kiri dr foto masuk ke mesin giling..he2..smpe skg kalo masuk g penah byr..itu yg kereta tunggal warna ijo radha holol mbk..hahaha

    • wah menyenangkan sekali bisa belajar di sana saban hari. wew agak holol. . . . kagak kaget lagi dah kan dikasih sesaji gitu, di kremon juga heheheheh eh kayaknya hampir terasa begitu deh ehheheheheh *bener nggak sih mas?.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s