Beranda » ceritaku » Nostalgia di Gedung Wayang Orang Sriwedari

Nostalgia di Gedung Wayang Orang Sriwedari

Dulu ketika masih kanak-kanak, masku satu sering mengajakku ke Sriwedari. Sriwedari adalah sebuah kawasan yang sangat terkenal di Kota Bengawan. Terlepas dari konflik yang pernah menyertainya, Sriwedari merupakan sebuah titik yang kuharap tak akan pernah redup hingga kapan juga.

Di sana kita akan bertemu dengan Taman Hiburan Sriwedari (THR) yang berisi berbagai permainan anak-anak dan panggung hiburan yang menampilkan lagu tertentu di hari tertentu pula, misalnya Koes Plus-an di Kamis malam. Dulu di kompleks ini juga ada bioskop yang kini sudah dibongkar. Kebon binatang yang sekarang sudah pindah ke Taman Satwataru Jurug. Kolam yang bisa dilayari dengan perahu kecil. Sebuah pendapa yang biasa untuk latihan tari maupun pagelaran wayang kulit. Juga Museum Tertua di Nusantara: Radya Pustaka.

Singkat cerita beberapa waktu lalu aku bersama seorang teman dari luar Surakarta menikmati wayang orang di Gedung Wayang Sriwedari. Sudah lama sekali aku tidak nonton di sana. Sebelum ini aku masuk ke sana karena ada acara yang diadakan dinas: acara kumpul gitu.
Foto0479
Nah, di Sabtu gerimis aku dan kawanku datang awal. Kami sempat menikmati semangkuk wedang ronde yang hangat dan segar. Sebelumnya kami membeli tiket seharga 3ribu: kupikir mahal mengingat kita disuguhi pertunjukkan para seniman.

Jam menunjukkan jam 8 malam, masih kurang, tapi banyak calon penonton sudah memasuki gedung. Daripada tidak dapat tempat duduk, kami akhirnya masuk juga. Dan voila, kami dapat dereta kedua lumayan dekat, bahkan dekat dengan panggung. Mungkin kursi yang kami pakai vip. Sebab, memang tidak ada keterangan nomor pada tiket yang kami beli. Saat nonton aku memang tidak jepret-jepret. Aku membiarkan kamera indah ciptaan Tuhan merekam penuh yang aku lihat. Karena itu aku tak ada dokumentasi satu pun.

Lakon malam itu Pedhut Dwarawati. Tarian menjadi pembuka pertunjukkan. Di sisi bagian kiri panggung terdapat layar yang menjelaskan peristiwa dalam wayang dengan berbagai keterangan di dua bahasa, Indonesia dan inggris. Jadi bagi kamu yang tidak mengerti bahasa jawa bukan alasan lagi untuk tidak menikmati sajian kesenian ini. Music yang dipakai pun asli live music: KEREN. Tata pencahayaanya juga luarbiasa. Pokoknya pertunjukkan wayang orang Sriwedari semakin bagus dan jauh tinggi dari harapanku. Kupikir bakal membosankan dan tidak menyenangkan: ternyata hebat. Salut untuk Pemkot Surakarta yang berjuang membantu mewujudkan budaya di tengah ramainya globalisasi dan bioskop.

Baru-baru ini juga ada pemberitahuan kenaikan harga tiket. Bila biasanya semua tiket ekonomi hingga vvip dibanderol 3ribu rupiah. Kono katanya akan berbeda: vvip 10ribu, vip 7500, dan ekonomi 5ribu. Kupikir tak ada masalah untuk kenaikan ini. Toh hiburan yang didapatkan sepadan. Selain itu, para seniman juga butuh penghasilan lebih seperti layaknya kita bekerja.

Pertunjukkan wayang orang Sriwedari bisa kita nikmati setiap hari dari jam 20.00 hingga 23.00. Agar tidak kehabisan tiket vvip atau vip ada baiknya datang sebelum jam 19.00. Sebab, ketika aku keluar sebelum jam habis pertunjukkan penonton penuh. Artinya antusiasme warga untuk menikmati tontonan seni ini masih tinggi. Keren lagi karena ada penonton dari luar kota: Blitar kalau tidak salah. Mereka rombongan sengaja mampir ke Gedung Wayang Orang Sriwedari. Selain tu, siapkanlah minuman dan makanan ringan bia tidak terlalu lapar heheheh.

Seni adalah salah satu jalan kebenaran yang bias menjadi acuan dalam hidup selain sastra, filsafat, dan agama tentunya. So, kapan lagi kita bias menikmati keindahan seni dan buadaya jika bukan di negeri sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s