Beranda » ceritaku » bersyukur: hadiah jalan-jalan ke Ecogreen #1

bersyukur: hadiah jalan-jalan ke Ecogreen #1

suasanya raportan di kelas 1b dengan k13

suasanya raportan di kelas 1b dengan k13


Hari-hari sangat berat pada Desember 2014. Hampir setiap hari aku begadang, biasanya juga sih tapi buat berseluncur, sedangkan kali ini untuk merampungkan berbagai tugas. Tak hanya itu kami pulang selalu terlambat, tak lagi tepat setelah ashar. Rasa lelah dan hampir patah semangat semakin mendera kala Sabtu sudah di depan mata. Meski demikian kami tetap optimistis mampu menyelesaikan hingga waktu yang ditentukan: Jumat sore. Kenyataannya agenda yang seharusnya puncak Sabtu harus ditunda hingga Senin.

Begitulah. Ribet dan riwehnya k13 yang menjadikan semua pihak bertindak ekstra berdampak pada kesenanganku: dolan. Baru kali ini aku merasa tidak punya waktu sama sekali untuk menikmati masa rehat. Biasanya jauh hari aku cari tiket, baca blog cari info, dan memastikan waktu workshop untuk memulai kelas baru. Tapi tidak kali ini. Waktu seakan terisap jauh ke dalam pusaran kurikulum yang makin tidak jelas.

Oke aku harus mengakui sekolah tempatku belajar termasuk elit, bonafit, istimewa, ah pokoknya begituan. Dengan guru andal penuh kasih sayang, kemampuan mengendalikan teknologi dan lain hal. Bahkan kami mempunyai seorang programmer keren guna mengatasi penilaian dari pemerintah yang kenyataannya masih mentah: beberapa sekolah masih menulis tangan lho, sedangkan kami sudah otomatis. Tapi apa mau dikata: semua tak terkalahkan, pemerintah sih.

Aku sudah mengikhlaskan ketika aku tak bisa melewati liburan kali itu di tempat berbeda. Aku lalu berinisiatif untuk mengajak mama keliling Kota Sala yang kebetulan sedang ada Sekaten untuk memeringati Maulid Nabi (tapi rencana itu gagal juga karena Pasar Klewer terbakar dan mamaku enggan untuk ke sana. NB: Klewer dan Sekaten di alun-alun sangat dekat).

Di saat tak terduga hari itu Kamis, ketika Pak Wakasis datang ke kelas satu dan menikmati selat Viens yang lesszzzaaat menawariku untuk ikut perjalanan bersama anak-anak ke Malang. Serentak di kepalaku bermunculan pemandu sorak hore hore hore . . . . . saat itu juga tak perlu menunggu dan mencari tahu yang aku mau (ke mana perginya): aku jawab iya. Padahal waktu itu juga laporan kepada bunda yanda di rumah belum kelar. Aku bersyukur mendapatkan tim hebat: bunda dan yanda kelas satu yang merelakanku jalan-jalan saat raportan datang. Dan aku bersama yanda bunda, serta anak-anak sains akhirnya berangkat Minggu malam jam 20.00. artinya aku hanya di rumah 1 jam untuk persiapan, setelah berhari-hari pikiran tak di rumah.

Lalu mana cerita perjalanan ke ecogreen? Nantikan coretn berikutnya ya 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s