Beranda » ceritaku » Mengapa #Jakarta

Mengapa #Jakarta

Kenapa Jakarta? dan aku hanya menjawab—-> rahasia Tuhan 🙂

Seringkali orang bertanya kepadaku tujuan saat aku akan pergi ke Jakarta. Tentu saja bagi orang ‘bukan’ Jakarta, kota ini menjadi kota impian. Begitu pun denganku meski dari sudut beda. Kota penuh gemerlap lampu di malam hari dan keironisan di waktu sebaliknya.

Tempat berbagai macam suku berkumpul. Wadah banyak profesi terhampar. Posisi petinggi kita bercokol. Kota berkembang paling cepat. Pusat dari segala pusat pemerintahan republic kita. Dan segala macm sebutan.

Dulu ketika masih mengenakan baju putih abu-abu, aku sangat ingin merasakan masuk ke berbagai museum di Ibu Kota ini. Museum itu terutama Museum Prasasti. Aku dulu tidak tahu bahwa Museum Prasasti adalah sebuah museum. Aku hanya tahu di tempat inilah para petinggi Colonial Belanda dimakamkan. Aku bersyukur museum ini pula yang pertama kali aku jamahi ketika sempat tinggal beberapa waku di Batavia.

Jakarta. Aku tidak mengatakan kota ini adalah segalanya. Tapi kenyataannya saat ini masih menjadi penting bagiku. Seandainya saat itu Tuhan mendamparkan aku ke Surabaya (atau kota lainnya), aku yakin sampai detik ini Kota Pahlawan itulah yang selalu mengisi setiap kecanduan untuk terus bersua dan mengunjungi. Ternyata bukan kota lain, hanya satu kota: Jakarta.

Terlepas dari hirukpikuknya aktivitas, kota ini mengajarkan banyak hal. Menemui banyak orang berbeda dengan cara berpikir luas. Semangat hidup yang tidak mudah menyerah pada nasib. Tetap berdiri tegar dengan segala badai yang menimpa. Di kota inilah aku menemukan bahwa sesungguhnya hidup itu sendiri.

Solo memanglah tempat nyaman untuk tinggal. Keseharian yang santai. Berbagai suguhan budaya bisa dinikmati tanpa mengeluarkan banyak biaya. Juga biaya hidup yang bisa dikatakan terjangkau. Tapi, mungkin memang tetap Jakartalah tempat kita bisa mengekspresikan diri tanpa harus memikirkan tetangga, adat budaya, atau ‘kata orang’. Kita seakan bisa mengatakan: “ini hidupku!”.

Jakarta mungkin bukan tempat sempurna seperti halnya kota lain. Tapi di kota inilah aku pernah merasakan jadi manusia yang ‘sempurna’. Tuhan melimpahkan banyak kesempurnaan kepadaku dari berbagai sisi kebahagiaan. Tuhan memberikanku kesempatan untuk mengatakan : aku bahagia.

Terima kasih Tuhan telah mengenalkan aku dengan Jakarta :D. Sampai jumpa Jakarta.

Iklan

2 thoughts on “Mengapa #Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s