Beranda » ceritaku » Belajar Sejarah 1 #Sangiran

Belajar Sejarah 1 #Sangiran

setelah memutari tumpeng berisi sejarah, kita dapat foto di sini

setelah memutari tumpeng berisi sejarah, kita dapat foto di sini

Juli tahun lalu tersampaikan satu keinginan untuk menengok nenek moyang Darwin. Ditemani seorang kawan yang kini telah berbadan dua, si bebek matic mio meluncur ke jalan Solo-Purwodadi. Ehhehhe aku yang diboncengkan. Enaknya pergi bareng si emak muda ini nyaman ke mana-mana. Aku memang pernah ke daerah yang menjadi bagian dari Kota Sragen ini, tapi belum pernah tahu letak si manusia besar dari Jawa ini berada.

Singkat cerita, aku baru berangkat pukul 10.30 siang dari rumah. Setidaknya sekitar jam 11 baru sampai ke rumah sang nyonyah ehhhheh. Dulu kami masih sering dolan bareng dengan jarak rumah yang tak terlalu jauh. Tapi sekarang setelah diboyong ke Karanganyar heduh culitnya pergi bareng-bareng. Karena sudah menjelang panggilan Sang Illahi, kami memutuskan untuk berangkat sekitar jam 1 siang. Sempat ketar-ketir juga takut hujan mendahului.

Cuaca panas mencekat di Solo memang tak dapat diperkirakan. Tak jarang mendung tiba-tiba mengambilalih dan hujan deras pun datang. Tapi tidak hari itu. Dengan semangat dan harapan, kami melanconglah ke sana. Sementara perjalanan jauh dari Solo (tepatnya Semanggi) ke Sangiran kurang lebih 18 km. Artinya, siap-siap kalau hujan datang.

Ternyata perjalanan yang dikhawatirkan tunai sudah setelah 45 menit berkendara. Coba kalau aku naik motor sendiri, bisa-bisa 90 menit baru nongol di parkiran. Jalan yang dilalui untuk ke Sangiran sebenarnya sangat mudah. Bagi yang suka jalan-jalan di sekitar Solo, cukup lewat terminal Tirtonadi gowes motor ke arah utara sampai pintu kereta Joglo, ambil arah kiri setelah menyeberang rel kereta. Nah, lurus saja sampai ketemu gapura dengan gambar si Meganthropus. Kalau sudah sampai situ ambil kanan alias masuk gang. Terus saja ikuti jalan ini. Eh nggak perlu khawatir mas mbak, jalannya di gang ini sudah mulus. Bahkan, sangat mulus dibanding jalan utama Solo-Purwodadi yang kayak gigi anak males gosok gigi. Bolong sana, bolong sini, tambal sana, tambal sini. Padahal sekadar info, jalan yang gedenya kagak seberapa ini dilewati bus-bus besar arah Purwodadi, salah satunya bus Rela yang tulisannya kayak simbol tipi milik pak HaTe hihihi. Belum lagi anak-anak pelaju sekolah ke Solo yang naik motornya kagak ada sopan-sopannya.

yakin deh agak blur tapi itu indah suerrrrr :D

yakin deh agak blur tapi itu indah suerrrrr πŸ˜€

Okelah, sampai juga di Sangiran. Perjalanan yang membentang jadi tak terasa saat melihat ada sepasang replika gading beusarr di pintu masuk. Dan akhirnya. . . . kula nuwun manusia purba . . . dengan membayar 2000 rupiah per orang kami pun masuk dengan selamat ke kawasan gedung berbentuk tumpeng ini. Dengan tidak sabar, bebek putih otomatic diparkirkan.

Buru-buru sampai tak sempat jepret-jepret kami di depan gerbang. Pas pulang, mau poto di depan gerbang baterai sudah habis. Maklum di dalam museum yang sudah menjadi milik dunia ini kami sudah banyak berpose hihihhih. Makin penasaran saja kan dengan isinya. Siapa mau berkeliling?

(kenangan juli 2012)

Iklan

7 thoughts on “Belajar Sejarah 1 #Sangiran

    • oke-oke boleh juga ya kawan, tapi itu nama saya kok jadi dinda saja ya? ehheheeh tulisnya lengkap zadinda dong heheheh πŸ˜€ atau pakai nama asli pun boleh.

  1. pas ke sana, ada yang bilang, ini mengkhayalnya terlalu tinggi, lha bongkahan batu kecil trus direplika andai-andai eh, jadinya gajah purba guedhe.. hahaha, ne pengunjung piknik pada rasan2 isine..haduh2..

    • hahahahaah, kalau di mata kuliahku dulu, sejarah adalah karya fiksi. sebab, kebenaran hanya sekian persen dari keseluruhan cerita. namun, kita juga harus memberikan toleransi bagi yang mempercayai πŸ™‚

  2. Ping-balik: Belajar Sejarah 2 #Sangiran | was indah sagst

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s