Beranda » ceritaku » Kota Lama #Semarang

Kota Lama #Semarang

salah satu banguan di kota lama semarang

salah satu banguan di kota lama semarang

Dari kawasan Pasar Johar dan Masjid Agung Semarang saya melanjutkan dengan kendaraan roda tiga. Untuk memutuskan kendaraan umum bertenaga abang becak ini tak semudah dibayangkan. Memang sih di luar masjid banyak becak, tapi mana saya tahu kalau Kota Lama ternyata masih beberapa menit jaraknya kalau jalan kaki (30 menit kali). Sementara waktu terus berdetak dan ashar hampir tiba dalam 30 menit pula. Selesai sembahyang itulah saya bertanya pada ibu pedagang Pasar Johar yang menjadi imam dalam salat saya. Dengan ramah sang ibu menyarankan untuk naik becak plus memberikan tarif, cukup 6.000 rupiah.

Tanpa ba bi bu lagi, pak becak saya panggil. Tanpa tawar lagi saya langsung mengatakan jurusan yang saya mau: Kota Lama pak, Gereja Mblenduk dengan nada khas Solo yang njawa heheheheh.

kantor pos di kota lama semarang

kantor pos di kota lama semarang

Alhasil saya langsung diantar wes-wes-wes. Di sepanjang jalan saya menitipkan mata pada Kantor Pos meski tidak sebesar di Yogyakarta, tapi tetap mencolok dengan bendera jingganya. Satu lagi yang akhirnya membuat saya sokberada di Surakarta. Kawasan Kota Lama ‘Belanda’ ini dibatasi sungai dan tentu saja dua jembatan. Sayangnya, saya tidak bisa mengambil gambar dengan bagus. Padahal, siang menjelang sore itu matahari bersinar cerah.

jembatan menuju kawasan kota lama

jembatan menuju kawasan kota lama

Masuklah saya ke daerah yang mengingatkan dengan Batavia Tempo Doeloe, mana lagi kalau bukan Kota Toea Jakarta? Di jakarta kita akan menemui Museum Bank Mandiri, begitu juga di Kota Lama Semarang. Di daerah penuh bangunan bergaya Eropa ini kita akan menemui banyak gedung nyentrik. Yang sudah diperbaiki sungguh menarik, apalagi yang masih asli.

bank mandiri

bank mandiri

Gedung Jiwasraya yang menurut saya ‘mungkin’ masih asli. Entah dulunya berfungsi untuk apa, yang pasti hingga sekarang masih bagus. Gedung ini terletak di depan Gereja Immanuel. Ada lagi restoran ikan bakar cianjur. Yang ini memang mantap bangunannya. Dan masih ada beberapa bangunan yang memang asli sayangnya tidak terarawat.

gedung jiwasraya

gedung jiwasraya

IMG_0342

tampak depan

tampak depan

Hal yang lebih saya sayangkan lagi, banyaknya kendaraan yang berlalulalang. Sementara bangunan akan tergoncang dan menimbulkan keretakan. Harusnya jalan di Kota Lama idak lagi dilalui kendaraan umum. Apalagi kendaraan berat seperti truk. Yah, paling tidak seperti Kota Tua Jakarta. Jadi pengunjung bisa nikmat berjalan. Di sisi lain bangunan tetap aman terjaga.

kendaraan berat merusak konstruksi bangun yang sudah ratusan tahun ini

kendaraan berat merusak konstruksi bangun yang sudah ratusan tahun ini

Menikmati kota lama dengan tak lama 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s