Beranda » ceritaku » generasi misae

generasi misae

Dulu ketika masih pegang ekonominya tower di Kebon Sirih itu, sesekali ada kesempatan untuk menyunting tulisan salah satu pengamat ekonom. Salah satu hal yang pernah aku edit tentang generasi nexian heheeh ini dibandingkan dengan si blakcberry. Antara j-co dengan starbucks, pokoknya yang gitu-gitu.

Nah, mungkin dulu aku memang tidak menyadari bahwa sebenarnya setiap hal bisa saja masuk dalam kategori-kategori generasi ini. Salah satunya yang aku alami sendiri: GENERASI MISAE. Heheheehh lucu mungkin ya. Misae bukan jenis atau nama brand, tapi ini menjadi sebuah brand tersendiri bagi yang mengikutinya. Ehm, kira-kira aku masuk tidak ya di dalamnya? Kamu pasti masuk haiyoooo ngaku!

Misae adalah salah sat u tokoh kartun. Belum ngeh juga? Itu lho ibunya shin-chan. Tokoh ibu ini sangat menyukai perhiasan, brosur, dan tentu saja DISKON. Jadi, sang pencari diskon biasa disebut dengan GENERASI MISAE. Tuh kan hampir sama dengan sebutan generasi-generasi lainnya.

Sebenarnya sebutan ini bukan asli bikinan penulis eheheh, melainkan dari celetukam rekan di sekolah. Suatu hari, para bunda sibuk di basecamp sambil menyibak-nyibakan kertas yang kucel bin dekil. Gambar baju, jam tangan, sepatu, sampai tempat makan yang mungil ada di situ. Ini memang bukan yang pertama kali. Sebut beberapa tempat yang memberikan potongan, para ibu muda ini pun bergerilya untuk mengunjungi. Bahkan, jangan heran jika beliau-beliau mulai membandingkan harga satu tempat dengan tempat lain. Apalagi kalau ternyata beli satu dapat satu. Termasuk aku.

Ada beberapa item yang sebenarnya sangat diburu. Para ibu memang tidak semata-mata untuk kepentingan diri sendiri mencari potongan harga yang lumayan. Ini mulai dari minyak goreng yang mendapat potongan di akhir pekan dari hypermart, baju-baju anak di matahari depstore, camilan di j-co, potongan harga tas di planet, sepatu, buku di gramedia, sampai tempat makan dari tupperware. Semua itu tentu untuk menghemat uang belanja. Wah, luar biasa. Dan akhirnya aku juga ikut ehhheeh.

“Bunda Ind, tropical 18 lho.” Sapa seorang bunda di lorong sekolah.
“Weik turun hampir 10ribu bos!” Begitu dalam benak saya. Siap-siap meluncur cari keburu habis eheheheheh

Tidak semua yang mencari potongan harga adalah gila belanja. Tidak semua yang mencari potongan harga untuk begaya. Kalau dengan harga lebih murah mendapat barang yang sama, kenapa tidak? Prinsip ekonomi kan.

gambar diambil dari

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s