Beranda » sokanalitis » sisa semalam

sisa semalam

Semalam ada perbincangan yang memberikan banyak ilmu. bosku yang memberikan keterangan ini dari penulis yang dikaguminya. Bahwa ternyata, tipografi daerah memberikan karakter pada penghuninya. Pesisir, misalnya, memiliki tipografi landai membuat masyarakatnya egaliter. Panasnya yang menyengat membuat kulitnya hitam terbakar. Banyaknya angin membuat suaranya kencang. Sumber daya alam yang langsung bisa diambil tanpa ditanam membuatnya murah hati meski juga boros.

nana jepret

Sebaliknya, masyarakat pedalaman memiliki daerah yang berundak tentu saja ini membuat mereka memiliki tingkatan masyarakat. Angin yang tidak terlalu kencang membuat suara lebih pelan. Panas yang tidak terlalu menyengat membuat kulit cokelat, bahkan cenderung kuning. Sementara sumber daya alam yang harus ditanam sebelum diambil membuat mereka hemat, sekaligus pelit.

Tentu saja kini itu semua bisa berubah. Namun, yang ingin saya bahas di sini dan kesimpulan yang bisa diambil bahwa sesuatu melahirkan sesuatu yang tak lain dari itu. Kita pasti ingat bahwa buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya. Ketika sebuah keluarga dengan orang tua yang selalu memberikan kepercayaan kepada anak-anaknya, mereka akan menuai kepercayaan pula.

Pun dengan sebuah “organisasi”. Semalam saya ditanya: Indah apa menurutmu perbedaan “organisasi” ini dulu dan sekarang?. Lantas saya katakan bahwa sangat berbeda. Dulu keterikatan sangat kuat karena kepercayaan dan saling membutuhkan. Hubungan bukan hanya dijalin lewat maya yang bisa dipura-purakan, melainkan dengan tatap mata yang tak mungkin bisa menyembunyikan sesuatu.

Kehangatan yang mendasar dalam lubuk hati yang tak dapat diganti dengan sentuhan PC atau lapie. Kita tentu tak dapat menyalahkan jika ada perubahan besar dengan “organisasi” sekarang ini. dengan awaknya yang mulai “tak lagi jelas”. Sebab, kita memang hanya membelokkan fungsi prasarana yang hadir.

Kita perlu introspeksi diri, mengevaluasi, alias mencoba nonton gitok’e dewe-dewe. Kenapa semua menjadi berubah? Jangan-jangan kita ikut andil dalam perubahan yang menuju arah negatif ini. Ketika sebuah hubungan hanya sebagai formalitas pasti akan menuai kepalsuan.

Saya mungkin tidak tahu bagaimana kondisi sekarang. Namun, saya tahu bahwa sesuatu yang hanya skin deep, tak akan pernah sampai ke hati. Semua hanya sedalam kulit. Dan bila niat hanya sebatas itu, lupakan untuk mendapatkan perubahan positif, apalagi masuk ke jiwa penghuni organisasi itu.

Untuk Solo

Iklan

7 thoughts on “sisa semalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s