Beranda » sok PUITIS » sayup

sayup

Tuhan rindu ini menyiksaku
Lelehan air mata tak mampu basuh sayat pedih itu
Aku mulai terwarnai cintanya
Bila mati menjaga hati adalah syahid
Semoga aku termasuk di dalamnya

Sang kala teruslah bergulir
Dialah obat paling mujarab
Tidak pernah membuat kita lupa
Hanya sekadar membantu hati untuk mengendapkan

Tuhan lah yang tahu akhir
Setiap babak dan episode
Jalan setapak yang terlalui
Sebab, Dialah sutradara dari sandiwara ini

Tetap menanti…, meski kadang tak pasti
Sebab, tak ada satu pun bukti

Iklan

6 thoughts on “sayup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s