Beranda » ceritaku » *mencoba salad*

*mencoba salad*

“Waaa….. diet….!”

Sapa mas sekantor malam ini waktu aku bawa salad. Sebenarnya, selama ini kita cenderung salah ketika mengidentikkan salad dengan DIET. Sapaan mas sekantor itu mengingatkan aku dengan kalimat teman satu kos.

“Aku sedih…..aku kok gendut gini….”

Itu yang selalu temanku katakan setelah makan malam. Jangan dikira jam makan kami normal seperti kebanyakan orang. Sebab, saya dan teman-teman sekos lebih sering makan dini hari. Bahkan, makan di jam normal (18.00–20.00) adalah sebuah hal luar biasa. Kecuali, menyempatkan diri di depan layar di tengah sibuknya deadline.

Itu memang benar. Salad memang salah satu makanan yang bisa digunakan untuk diet. Namun, bukan itu saja. Salad adalah makanan sehat jadi siapa pun bisa mengonsumsinya. Lalu apa sih salad? SALAD adalah selada, campuran sayur mentah atau dingin untuk lalap. Namun, tidak menutup kemungkinan yang dicampur adalah buah-buahan. Indonesia ternyata memiliki makanan sehat ini secara tradisional. Bagaimana tidak? Ini mulai dari gado-gado Jakarta, pecel, lotek, ketoprak Jakarta, urap, gudangan, trancam, rujak, lotisan, dan lain sebagainya yang mungkin aku sendiri tidak atau belum pernah menikmatinya heheeheheheh. So, kenapa kita harus mengikuti gaya salad Barat yang menggunakan mayones sehingga hanya yang diberi krim inilah yang disebut salad?

Teringat dengan seorang teman yang berprofesi menjadi dokter. Suatu kali aku pernah diskusi (enak kan punya teman begini….diskusi alias konsultasi geratisssssss) tentang diabetes melitus. Ilmu yang aku dapat bahwa penderita diabetes dianjurkan makan gandum atau oatmeal. Nah, waktu itu ada hal salah yang sering dilakukan oleh teman-teman kosku waktu kuliah (tepatnya kos yang sering menampung aku heheehh kan aku tidak kos) yang makan oatmeal dengan lauk dari protein hewani, ex. Abon. Tak boleh ternyata, yang disarankan justru tempe kukus. Jiaaaah tak bisa dibayangkan ya….tempe dikukus tanpa rasa.

Nah, karena pengen makan salad. Hari ini aku membuatnya. Bukannya mau sok pakai mayones segala sih. Biasanya aku selalu dibawakan sambel pecel kalau pulang ke rumah, tapi karena sudah lama tidak heheheheh jadi inilah satu-satunya jalan keluar.

Teman kantor yang lain menyapa, “wah kok bisa buat salad sendiri?”

Jiah, kawan membuat salad tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Nah, aku akan berbagi resep buat kamu yang pengen juga makan salad praktis.

Bahan:
1. kentang
2. wortel
3. buncis
4. daun selada
5. tempe

pelengkap : mayones

caranya:

1. kupas kentang, wortel, dan buncis. Potong-potong dan rebus.
2. kukus tempe lalu potong dadu.
3. potong daun selada.
4. campur semua bahan tuang mayones.

Note:
1. bagi kamu yang tidak suka tempe karena rasanya yang aneh (karena tanpa bumbu) bisa diganti dengan telur rebus.
2. mayones hanya salah satu penyampur, kita bisa juga membuat sambel pecel sendiri.

Ini adalah bumbu sambel pecel yang aku tahu, tapi aku belum pernah bikin sendiri eheheheheheh

Bahan:

250 g kacang tanah, sangrai, kupas

Bumbu:
bawang putih
buah cabai merah
buah cabai rawit
kencur
daun jeruk purut, iris halus
asam Jawa
terasi goreng (lebih enak dibakar)
gula Jawa, disisir
garam

langkah:
1. haluskan kacang, sisihkan
2. haluskan semua bumbu
3. haluskan kacang dan bumbu.
4. saat akan menggunakan campur dengan air selesai deh.
Lain kali bisa jadi ada variasi salad yang lain. Oke? ^_^

#Selamat menikmati makanan sehat #

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s