Beranda » sok PUITIS » old poem

old poem

Malam semakin larut
kasihMu tak terbatas waktu
belaiMu merasuk kalbu
terangMu menggugah rindu

jalan yang panjang ini
tak surut aku meniti
derita perih di hati
menuju rumahMu suci

kan kupanggil hanya namaMu
Tuhanku tuntun hambaMu
hisap jauh mulia khaliqMu
Tuhanku aku milikMu
aku milikMu
(Boomerang: Milikmu)

Malam kian larut,
Pagi siap menjemput.
Namun, kau tak perlu takut.

Meski gelap datang kini,
Sementara aku tak bisa meminjamkan mentari,
Bila ada satu kunang-kunang berlari,
Kan kuberikan tuk iringi mimpi,
Hingga datang esok hari.

(mengais dari sisa kotak terkirim)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s