Beranda » sok PUITIS » pertengkaran kecil

pertengkaran kecil

Setiap aku mendengar atau sekedar menggumamkan lirik nasyid ini. Setiap itu pula aku teringat akan dirimu. Sesuatu yang telah hilang dan tak akan sama lagi meski dia kembali. Ucapan, kata, kalimat, dan perilaku yang sering kali menyinggung. Kita tak pernah bertengkar. Kita tak pernah berselisih. Namun, sekali itu terjadi. Bongkahan api itu meledak. Dan, seakan aku tak mampu memperbaikinya kembali. Tawa yang selalu mengiringi kebersamaan kini telah berubah menjadi tangis.

Sedih bila kuingat tengkaran itu
Membuat jarak antara kita
Resah tiada menentu hilang canda tawamu
Tak ingin aku begini tak ingin begini

Sobat rangkaian masa yang tlah terlewat
Buat batinku menangis
Mungkin karena egoku mungkin karena egomu
Maaf aku buat begini maaf aku begini

Reff :
Bila ingat kembali janji persahabatan kita
Tak kan mau berpisah karena ini
Pertengkaran kecil kemarin cukup jadi lembaran hikmah
Karena aku ingin tetap sahabatmu
(edCoustic)

Setiap aku mengenangmu pula. Saat aku mengingat kebersamaan dan tertawa kita. Saat-saat itulah aku tahu bahwa kau tak ada lagi di dekatku. Kesalahpahaman yang membuat kita tak lagi bersama. Salah sangka maupun salah mengerti membuat kita tak lagi sehati. Kau yang jauh di sana. Aku meragukan apakah kau akan mengingatku seperti aku mengenang kebersamaan kita. Kesedihan saat sadar bahwa jarak laksana jurang tanpa sebuah jembatan. Kapan lagi aku bisa mendengar canda tawamu. Apakah ini yang kita inginkan dari sebuah persahabatan? SAHABAT, sungguh menjadi sebuah kata yang amat berharga bagiku. Tak mungkin aku mampu memaknai kata ini. Tak akan pernah.
Untaian kata yang mengiringi perjalanan kita. Untaian masa-masa yang kian bersarang di hatiku semoga juga tetap bertempat di hatimu. Namun, jalinan itu pula yang membuatku kadang menangis kala mengenang kebersamaan kita. Apakah mungkin karena kita terlalu kuat dalam keakuan masing-masing.
Karena itu, saat ini ketika aku mengingat kebersamaan kita. Rasanya tak ingin lagi terpisah. Tak ingin lagi berbagi. Sebab, semua cukup sekali dan jangan pernah biarkan kesalahan itu kembali.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s